(⌐▨_▨) Jati's Personal Blog

Pengen Kembali Ngeblog, Tulisan Manusia Akan Jadi Emas

Setelah saya resign jadi PNS (15 tahunan) saya pikir akan mudah switch menulis blog lagi. Dulu waktu masih kerja, saya merasakan waktu yang dipakai habis di pekerjaan. Namun setelah tidak kerja kantoran lagi, ternyata masalahnya bukan waktu.

Saya mulai menulis blog lagi namun ada noice yang ternyata mempengaruhi cara saya menulis.

Yang pertama adalah gaya ilmiah.

Mengingat saya sudah 4 tahun lebih PhD dan wajib menelurkan karya ilmiah baik paper dan buku, tulisan saya jadi gak mengalir dan cenderung kaku untuk ukuran tulisan biasa.

Ketika saya mau membahas sesuatu, dikit-dikit saya mesti cari sumber valid dulu baru mau nulis. Dan setelah saya baca tulisan saya di website [jagoprompt] (tab:https://jagoprompt.com/blog) , benar-benar gaya ilmiah walaupun sebenarnya sudah cukup populer.

Yang kedua tentu saja A.I

Saya bukan tidak setuju memakai AI untuk menulis, saya bahkan menawarkan kursus implementasi AI. Namun AI ini menjadi noice karena kebanyakan media sosial memproduksi tulisan full AI. Orang selalu maunya viral, tidak mempedulikan isi pemikiran original dari seorang penulis yang dulu mungkin susah banget untuk dibuat.

Percaya gak percaya, apa yang AI produksi mempengaruhi bagaimana kita berkomunikasi. Coba saya cari video Tedx nya, cek video di bawah ini :

AI bagaimanapun mempengaruhi sebuah proses penulisan. Saya baru nyadar belakangan ini sedikit sekali nulis ngalir seperti era blog. Yang terjadi seringnya mix antara tulisan sendiri dan AI.


Dari awal saya ngeblog dulu, menulis adalah sebuah proses yang sangat menenangkan dan menyenangkan. Saya ingin perasaan itu kembali sekalian latihan ulang menulis tanpa AI.

Selain itu, di masa depan tulisan manusia akan menjadi emas.

Prediksi saya, produksi tulisan dengan AI akan membuat over supply talent.

Tidak lama dari sekarang, orang akan sangat menghargai orijinalitas dibandingkan tulisan pure AI.

#jurnal